Aku Ingin.
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
Kayu kepada api yang menjadikanya abu
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
Kayu kepada api yang menjadikanya abu
Aku ingin mecintaimu dengan sederhana:
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Sapardi Djoko Damono, (1989)
.
cinta itu sederhana,
tergantung kita memaknainya seperti apa,
ada yang bilang jangan tertalalu mencintai,
karna cinta bisa berubah menjdai benci,
dan sebaliknya...
ada yang bilang jangan terlalu membenci,
karna benci bisa berubah jadi cinta.
tidak ada yang tau kapan, dimana, bagaimana cinta itu akan menghampiri kita,
hanya hati yang bisa merasakannya,,
mencintai dengan sederhana,
tidak berlebihan,
tidak neko-neko,
tidak menuntut ini dan itu,
tidak egois,
tidak serakah,
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
Kayu kepada api yang menjadikanya abu
memaknai cinta dari ungkapan diatas,
kata yang tidak sempat diucapkan ,,
kayu kepada api yang menjadikannya abu ,,
disini diartikan sebagai penghancuran,
dimana api akan menghanguskan kayu dan membuatnya menjadi abu,
tapi pahamilah arti lainnya,
bahwa kayu tetap membutuhkan api untuk membuatnya menjadi abu,
bahwa kayu membutuhkan api untuk menjadi penerang ketika lampu tak bisa digunakan,
ada makna membutuhkan disini,
tetapi ketika api diberikan kepada kayu,
dengan segera kayu akan berubah menjadi abu,
sehingga kayu tak sempat mengucapkan kata terima kasih pada api...
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
jika dilihat ,
ini bisa diartikan ,,
bahwa hujan akan meniadakan awan dengan airnya ,,
tapi jika kita memaknainya lebih mendalam,
ada makna kerelaan disini
bahwa awan rela menjadi tiada agar hujan turun dan memberikan kesejukkan pada bumi,
ada makna membutuhkan disini,,
bahwa hujan membutuhkan awan untuk dapat melakukan proses menjadi hujan,,
jadi ,,
cinta itu ,,
ada kerelaan , membutuhkan, memberi, dan berbagi ,,
seperti itu lah cinta sederhana yang dikatakan oleh puisi diatas,,
ak memang bukan pengamat puisi,
tp ak berusaha memaknai setiap kata yang menurut ku berharga,,
dan ak ,
akan ingin mencoba mencintai orang yang kusayangi dengan sederhana...
-vani-
begh... pengamat puisi sejati..!!
BalasHapus