hhaaaiiiii ,,
pagi semuuaaaa ,,
tadi pagi nntn berita ,,
dan nggak sengaja nntn berita tentang new 7 wwonder of the world ,,
em ,,
lagi heboh yaaa ,,,
tp mase hebohan sea games yang bakal dipalembang nanti ,, iya kan ?
hhooo ,,
ak mutusin untuk nyari tau ,, apa aja asih yg masuk dalam kategori 7 keajaiban dunia ituu ,,
karna jujur aja yg ak tau ,, cuma komodo ,, haaaa
parah yaaa ,,
yaa ,, akhirnya ,, demi ilmu pengetahuan ,,
yee eelleee ,, dalem yaa ,,
ak memutuskan untuk mencari tau ,,
yapsss ,,,
ini yang kudapatkan ,,,
NEW 7 WONDER OF THE WORLD ... :)
Chichén Itzá,
Chichén Itzá adalah suatu Situs
Peradaban Maya di Meksiko pada abad 800 SM. Piramida Kukulcan di
kompleks situs bersejarah ini dipercaya sebagai pusat kegiatan politik
dan ekonomi peradaban bangsa Maya yang terletak di Semenanjung Yucatan
(kini wilayah Meksiko). Itza merupkan titik sentral kompleks bangunan
lainnya seperti Piramida Kukulcan, Candi Chac Mool, dan bangunan Seribu
Tiang
Pusat kebudayaan Suku Maya
Candi Chichen Itza merupakan peninggalan arkeologi suku Maya yang
paling lengkap serta masih terawat dengan baik. Situs peradaban Maya di
Meksiko ini, pada 7 Juli 2007, terpilih sebagai salah satu dari tujuh
keajaiban dunia hasil pilihan 100 juta orang via email dan sms (layanan
pesan singkat) yang diadakan oleh Swiss Foundation.
Menurut buku budaya suku Maya dari Chilam Balam, kompleks candi ini
dibangun antara tahun 502-522 Masehi. Suku Maya hanya menempatinya
selama 200 tahun, kemudian mereka berpindah ke daerah pantai di
Campeche. Namun versi lain mengatakan, Chichen Itza dibangun sekitar 800
tahun sebelum masehi.Piramida Kukulcan di kompleks situs bersejarah ini
dipercaya sebagai pusat kegiatan politik dan ekonomi peradaban bangsa
Maya yang terletak di Semenanjung Yucatan (kini wilayah Meksiko).
Itza merupakan titik sentral kompleks bangunan lainnya seperti Piramida Kukulcan, Candi Chac Mool, dan bangunan Seribu Tiang.
Di candi Chichen Itza terdapat dua cenotes (sumur alami) yang
dijadikan tempat menaruh korban persembahan. Konon, suku Indian Maya
yang mendiami kota itu mempersembahkan jade, keramik, dan bahkan manusia
untuk dimasukkan dalam sumur itu. Persembahan itu diberikan saat
kekeringan melanda. Persembahan kadang-kadang berupa gadis-gadis muda
untuk dimasukkan hidup-hidup ke dalam sumur itu. Peran sumur itu begitu
penting karena di Semenanjung Yukatan tidak terdapat sungai.
Satu-satunya sumber air ketika kekeringan melanda adalah dari
sumur-sumur itu.
Nama Chichen Itza pun berarti di bibir mata air rakyat dalam bahasa
Indian setempat. Dengan demikian, Chichen Itza berkembang menjadi pusat
pemerintahan dan ekonomi kebudayaan Maya.
Konon, Chichen Itza merupakan simbol pemujaan dan ilmu pengetahuan.
Chichen Itza didirikan raja suku Toltec bernama Quetzalcoatl yang datang
ke Semenanjung Yukatan bersama pasukannya. Saat itu suku Maya sudah
berdiam di daerah tersebut, kemudian bersama-sama suku Toltec, mulai
membangun berbagai kuil yang menyerupai piramid. Dengan demikian,
periode puncak dari Chichen Itza merupakan campuran kebudayaan Toltec
dan Maya.
Salah satu kuil terbesar yang didirikan adalah Kukulkan. Berdasarkan
legenda Maya, Kukulkan merupakan Dewa Ular Berambut jelmaan dari
Quetzalcoatl. Kuil Kukulkan berupa piramid bertangga, dengan
teras-teras. Di setiap sisi piramid segi empat itu terdapat anak tangga
menuju puncak. Di puncak terdapat jalan masuk menuju ruangan Mahkota
Batu Jaguar Raja Kukulkan, yang dicat merah dan bintik-bintik hijau
lumut.
Di Chichen Itza ini juga terdapat sebuah lapangan permainan yang
mirip dengan permainan bola basket masa kini. Permainan ‘pok ta pok’
yakni melemparkan bola melewati sebuah lingkaran di dinding 7 meter di
atas tanah. Kapten dari tim yang pertama kali berhasil menembakkan bola
akan dipenggal kepalanya sebagai persembahan untuk dewa-dewa.
Pada tahun 1221, pemberontakan pecah. Atap-atap kayu, pasar dan
kuil-kuil ksatria dibumihanguskan. Kekuasaan atas Yukatan pun berpindah
ke Mayapan, sampai penakluk Spanyol datang.
Kompleks candi ini cukup luas dan tiap candi saling terpisah dengan
yang lainnya. Di tengah-tengah berdiri candi El Castilo (Istana) yang
selesai direnovasi. Bentuknya piramid, hanya atapnya tumpul. Melihat
candi El Castilo mengingatkan kita pada candi Sukuh di Karanganyar,
Solo. Kedua candi ini seperti saudara kembar.Keistimewaan candi El
Castilo adalah undak-undakan menuju atas candi. Setiap tanggal 21Maret
dan 23 September antara siang dan malam sama lamanya. Pada saat itu di
siang hari, undak-undakan candi tertutup bayangan. Sehingga mata kita
tertipu, seolah-olah ada banyak ular naik candi. Namun hari berikutnya
pada waktu yang sama akan tampak seolah-olah ular itu turun
undak-undakan.
Di sekitar kompleks candi terdapat patung yang bernama Red Jaguar.
Menurut uskup Landa, di tempat inilah sering diadakan upacara korban.
Korbannya terdiri dari macan tutul (Jaguar), kura-kura, ayam kalkun,
anjing atau semua jantung binatang. Bahkan kadang korbannya juga
manusia.
Di sekitar kompleks candi ditemukan pula delapan patung Chac Mool.
Patung berbentuk manusia dengan posisi duduk menengadah. Kedua
tanggannya sedang memegang sesaji dan kepalanya menoleh ke arah kiri.
Chac Mool untuk memuja dewa hujan.
Masih di kompleks Chichen Itza terdapat dua tembok yang sama
tingginya. Arena di antara dua tembok itu dipakai suku Maya untuk
bermain bola. Dimungkinkan bola itu dibuat dari karet, mengingat di
sekitar daerah itu tumbuh pohon karet. Tak hanya suku Maya yang senang
bermain bola, namun juga suku Zapotek
CHRIST REDEEMER Brasil (Patung Kristus Penebus)
Patung ini menjadi simbol umat
Kristen, dan menjadi simbol kebanggaan kota. Tangan patung ini yang
terbuka dilihat banyak orang sebagai tanda dari kehangatan penduduk
Brasil.
Gagasan untuk membangun sebuah patung yang besar di puncak Corcovado telah muncul sejak pertengahan 1850-an, ketika imamKatolik Pedro Maria Boss meminta dana dari Putri Isabel untuk membangun sebuah monumen keagamaan yang besar.
Putri Isabel tidak menanggapi gagsan itu, yang kemudian sama sekali dilupakan pada 1889, ketika Brasil menjadi republik, dengan undang-undang yang mewajibkan pemisahan gereja dari negara.
Usul kedua untuk sebuah markah tanah yang besar berupa patung di gunung itu dibuat pada 1921 oleh Keuskupan Agung Rio de Janeiro. Keuskupan Agung mengorganisir sebuah acara yang disebut Semana do Monumento ("Minggu Monumen") untuk menarik para penyumbang, yang kebanyakan berasal dari Katolik Brasil.
Rancangan-rancangannya dipertimbangkan untuk "Patung Kristus" termasuk sebuah representasi dari salib Kristen, sebuah patung Yesus dengan bola dunia di tangannya, dan sebuah pedestal yang melambangkan dunia. Akhirnya patung Kristus Sang Penebus dengan tangan yang terbuka yang dipilih.
Christ Redeemer didesain oleh Heitor da Silva Costa dan di pahat oleh Paul Landowski asal Prancis . Proyek dikerjakan selama 9 tahun dari 1922 hingga 12 Oktober 1931, dengan biaya 250.000 dollar Amerika.
Patung dibuat dari campuran beton dan batu. Saat pembangunan dibuat Jalan kereta api untuk membawa potongan-potongan besar patung ke puncak gunung. Patung diresmikan pada 12 Oktober 1931.
Untuk melihat patung ini dari dekat harus menaiki 220 anak tangga. Namun pada 20 Januari 2003 telah dibangun lift dan sekalator . Jadi tidak perlu bersusah payah lagi.
Gagasan untuk membangun sebuah patung yang besar di puncak Corcovado telah muncul sejak pertengahan 1850-an, ketika imamKatolik Pedro Maria Boss meminta dana dari Putri Isabel untuk membangun sebuah monumen keagamaan yang besar.
Putri Isabel tidak menanggapi gagsan itu, yang kemudian sama sekali dilupakan pada 1889, ketika Brasil menjadi republik, dengan undang-undang yang mewajibkan pemisahan gereja dari negara.
Usul kedua untuk sebuah markah tanah yang besar berupa patung di gunung itu dibuat pada 1921 oleh Keuskupan Agung Rio de Janeiro. Keuskupan Agung mengorganisir sebuah acara yang disebut Semana do Monumento ("Minggu Monumen") untuk menarik para penyumbang, yang kebanyakan berasal dari Katolik Brasil.
Rancangan-rancangannya dipertimbangkan untuk "Patung Kristus" termasuk sebuah representasi dari salib Kristen, sebuah patung Yesus dengan bola dunia di tangannya, dan sebuah pedestal yang melambangkan dunia. Akhirnya patung Kristus Sang Penebus dengan tangan yang terbuka yang dipilih.
Christ Redeemer didesain oleh Heitor da Silva Costa dan di pahat oleh Paul Landowski asal Prancis . Proyek dikerjakan selama 9 tahun dari 1922 hingga 12 Oktober 1931, dengan biaya 250.000 dollar Amerika.
Patung dibuat dari campuran beton dan batu. Saat pembangunan dibuat Jalan kereta api untuk membawa potongan-potongan besar patung ke puncak gunung. Patung diresmikan pada 12 Oktober 1931.
Untuk melihat patung ini dari dekat harus menaiki 220 anak tangga. Namun pada 20 Januari 2003 telah dibangun lift dan sekalator . Jadi tidak perlu bersusah payah lagi.
COLOSSEUM Roma Italia
Mengenai tahun pembuatannya
sampai saat ini masih ada perbedaan
keyakinan. Ada yang berpendapat bahwa Colosseum dibuat pada tahun 79 SM,
ada juga yang berpendapat bahwa dibuat antara tahun 70-82 M .
Tapi, kebanyakan arkeolog berpendapat bahwa Colosseum dibuat pada tahun 70-82 M. Asal nama Colosseum berasal dari sebuah patung setinggi 130 kaki atau 40 m yang bernama Colossus. Colosseum di set untuk menampung 50.000 orang penonton. Konstruksi Bangunan Rekonstruksi Colosseum dimulai dari perintah Raja Vespasian tahun 72 M dan terselesaikan oleh anaknya Titus pada tahun 80 M. Colosseum didirikan berdekatan dengan Nero’s enermous palace, Domus Aurea yang telah terbangun pada sesudah kebakaran besar di Roma pada tahun 64 M. Beberapa ahli sejarah percaya bahwa konstruksi dari Colosseum dibiayai dengan cara merampok kuil besar di Jerusalem oleh suruhan Raja Herod pada tahun 64 M. Dio Cassius seorang ahli sejarah mengatakan bahwa ada sekitar 9000 hewan buas yang telah terbunuh di 100 hari sebagai perayaan peresmian dan pembukaan Colosseum tersebut. Lantai dari arena Colosseum tertutupi oleh pasir untuk mencegah agar darah-darah tidak mengalir kemana-mana. Pertunjukkan Di Colosseum pada saat itu adalah tempat penyelenggaraan sebuah pertunjukan yang spektakuler, yaitu sebuah pertarungan antara binatang (venetaiones), pertarungan antara tahanan dan binatang, eksekusi tahanan (noxii), pertarungan air (naumachiae) dengan cara membanjiri arena, dan pertarungan antara gladiator (munera). Selama ratusan tahun itu, diperkirakan ribuan orang maupun binatang mati di pertunjukkan Colosseum. | ||||||||||||
Penamaan
Nama dari Colosseum seperti pada di atas diambil dari nama sebuah patung setinggi 130 kaki atau 40 m, Colossus. Patung Colossus dibuat ulang sebagai pengganti Nero sebagai perumpamaan dari Sol, dewa matahari, dengan menambahkan mahkota matahari. Di waktu pertengahan tahun, patung colossus telah menghilang. Seorang ahli mengatakan bahwa sejak patung itu terbuat dari tembaga, patung itu telah dileburkan untuk digunakan kembali. Selain diambil dari nama colossus, Colosseum juga disebut sebagai Flavian Amphitheatre yang tidak diketahui siapa yang memberi nama itu. Di Itali, Colosseum diberi nama il colosseo tapi bahasa Roma lainnya menggunakan nama le colisée dan el coliseo untuk menyebutkan Colosseum. Deskripsi Colosseum berukuran cukup besar. Dengan tinggi 48 m, panjang 188 m, lebar 156 m dan luas seluruh bangunan sekitar 2.5 ha membuat Colosseum terlihat begitu besar dan luas. Arenanya terbuat dari kayu berukuran 86 m x 54 m, dan tertutup oleh pasir. Bentuk elips atau bulat dari Colosseum gunanya untuk mencegah para pemain untuk kabur ke arah sudut dan mencegah para penonton untuk berada lebih dekat dengan pertunjukan. Colosseum merupakan hasil karya yang sangat hebat. Tempat itu dikatakan sebagai stadium yang hebat dan spektakuler dikarenakan oleh bentuk dan struktur dari Colosseum itu. Sampai sekarang pun, Colosseum masih dikatakan sebagai stadium yang hebat dan spektakuler. Tempat duduk di Colosseum dibagi menjadi tingkatan-tingkatan yang berbeda. Podium, tempat paling pertama untuk duduk dikhususkan untuk para senator Roman. Ruang khusus bagi raja, tempat istirahatnya, tempat penyimpanan harta juga berada di tingkat ini. Dibawah podium adalah maeniaum primum, yang dikhususkan untuk para bangsawan Roman. Tingkat ketiga adalah maenianum primum yang dibagi-bagi lagi menjadi tiga bagian. Bagian paling bawah (immum) digunakan untuk para orang kaya, di bagian atasnya lagi (summum), digunakan untuk rakyat jelata. Dan yang terakhir, di bagian kayu (maenianum secundum in legneis) adalah tempat yang strukturnya dari kayu di paling atas bangunan. Tempat itu merupakan tempat untuk berdiri saja yang digunakan untuk para wanita rendahan. Setelah 2 tahun Colosseum digunakan sebagai tempat pertunjukan, Anak termuda Vespasian memerintahkan untuk mengkonstruksikan area bawah tanah (hypogeum), dua tingkat jalur bawah tanah yang saling berhubungan berupa terowongan dan kurungan dimana para gladiator dan binatang ditempatkan sebelum pertarungannya dimulai. Disana juga disediakan jebakan-jebakan berupa pintu jebakan yang digunakan untuk mencegah masuknya hewan-hewan buas yang tidak direncanakan ke arena dan untuk menjaga tempat penyimpanan senjata didalam colosseum tersebut. | ||||||||||||
Kemudian
Colosseum masih digunakan sampai tahun 217, meskipun telah rusak kebakaran karena disambar petir. Colosseum telah diperbaiki di tahun 238 dan permainan gladiator berlanjut sampai umat kristen secara berangsur-angsur menghentikan permainan tersebut karena terlalu banyak memakan korban jiwa. Bangunan tersebut digunakan untuk menyimpan berbagai macam jenis binatang sampai pada tahun ke 524. Dua gempa bumi di tahun 442 dan 508 menyebabkan kerusakan yang parah pada bangunan tersebut. Di Abad pertengahan, Colosseum mengalami kerusakan yang sangat parah yang disebabkan oleh gempa bumi lagi yakni pada tahun 847 dan 1349 dan dijadikan sebagai benteng dan sebuah gereja juga didirikan disana. Banyak batu marmer digunakan untuk melapisi dan membangun kembali bagian-bagian Colosseum yang telah rusak karena terbakar. Pada abad 16 dan 17, keluarga-keluarga Roman menggunakan Colosseum sebagai tempat pengambilan batu marmer untuk konstruksi bangunan St. Peter’s Basilica dan kediaman khusus palazzi, keluarga Roman. Di tahun 1749, ada sebuah bentuk dari pemeliharaan Colosseum. Paus Benediktus XIVmelarang untuk menggunakan Colosseum sebagai tempat penambangan. Di tahun 2000 ada sebuah protes keras di Itali dalam rangka menentang penggunaan hukuman mati untuk negara-negara di seluruh dunia (di Italia, hukuman mati dihapuskan pada tahun 1948). Beberapa demonstran memakai tempat di depan Colosseum. Sejak saat itu, sebagai sebuah isyarat menentang hukum kapital tersebut, penduduk lokal mengganti warna Colosseum di malam hari dari putih menjadi emas dengan menggunakan penerangan berupa lilin dan lampu neon sampai pada saat dimana seluruh dunia menghapuskan tindakan penghukuman mati itu. Tembok Besar Cina – The Great Wall China
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar